Kabadiklat Harli Siregar: Penguatan SDM Kejaksaan Kunci Sukses Reformasi KUHP dan KUHAP
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Kejaksaan RI, Harli Siregar, menegaskan bahwa keberhasilan reformasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kejaksaan. Menurutnya, aparat penegak hukum yang profesional dan berintegritas menjadi syarat mutlak agar perubahan regulasi tersebut dapat diimplementasikan secara efektif.
Pentingnya SDM Berkualitas dalam Reformasi Hukum
Harli Siregar menyampaikan bahwa transformasi hukum nasional, khususnya pembaruan KUHP dan KUHAP, tidak akan berjalan optimal tanpa diiringi peningkatan kompetensi para jaksa. Ia menekankan bahwa setiap jaksa harus mampu memahami dan menerapkan ketentuan baru yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, Badan Diklat Kejaksaan terus berupaya menyusun kurikulum pelatihan yang relevan dengan perubahan regulasi tersebut.
Langkah Strategis Badan Diklat Kejaksaan
- Mengembangkan program pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap KUHP dan KUHAP baru.
- Meningkatkan kapasitas tenaga pengajar (widyaiswara) agar mampu mentransfer pengetahuan secara efektif kepada peserta diklat.
- Mengintegrasikan nilai-nilai integritas dan etika profesi dalam setiap modul pelatihan, sehingga jaksa tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki moralitas yang kuat.
Dampak Positif bagi Penegakan Hukum
Dengan SDM yang profesional dan berintegritas, Harli optimistis reformasi KUHP dan KUHAP akan membawa perubahan signifikan dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Ia berharap jaksa mampu menjalankan tugas penuntutan dan fungsi lainnya secara lebih adil, transparan, dan akuntabel. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan dan penegakan hukum di tanah air.
Melalui berbagai program diklat yang terstruktur, Badan Diklat Kejaksaan berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas SDM, sebagai fondasi utama dalam mewujudkan sistem hukum yang lebih baik dan berkeadilan.
