Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun: DPR Soroti, Agrinas Beri Tanggapan
Polemik pengadaan kipas angin senilai Rp1,8 triliun untuk Koperasi Desa (Kopdes) kembali mencuat. Isu ini menuai sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mempertanyakan urgensi dan transparansi anggaran tersebut.
Sorotan DPR
DPR menyoroti beberapa aspek, antara lain:
- Kebutuhan mendesak pengadaan kipas angin di tengah prioritas pembangunan desa lainnya.
- Proses pengadaan yang dinilai kurang transparan dan berpotensi menimbulkan mark-up harga.
- Dampak anggaran terhadap kesejahteraan masyarakat desa.
Respons Agrinas
Menanggapi kritik tersebut, Agrinas selaku penyedia barang memberikan klarifikasi. Mereka menegaskan bahwa pengadaan kipas angin dilakukan sesuai dengan prosedur dan kebutuhan operasional Kopdes. Agrinas juga menyatakan siap membantu proses audit jika diperlukan.
Hingga berita ini diturunkan, polemik masih berlangsung. DPR berencana memanggil pihak terkait untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
