July 26, 2026

Penyakit Kronis Ini Bisa Mempercepat Risiko Katarak pada Lansia

Penyakit Kronis Ini Bisa Mempercepat Risiko Katarak pada Lansia

Penyakit Kronis dan Risiko Katarak pada Lansia

Katarak merupakan salah satu gangguan penglihatan yang umum terjadi pada lanjut usia (lansia). Namun, tahukah Anda bahwa risiko terkena katarak bisa dipercepat oleh beberapa penyakit kronis? Berdasarkan informasi dari RRI.co.id, penyakit kronis tertentu dapat mempercepat proses pembentukan katarak pada lansia.

Penyakit Kronis yang Mempengaruhi Risiko Katarak

Beberapa penyakit kronis yang dapat meningkatkan risiko katarak antara lain:

  • Diabetes melitus: Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan perubahan pada lensa mata, sehingga mempercepat terbentuknya katarak. Penderita diabetes memiliki risiko dua hingga lima kali lebih besar terkena katarak dibandingkan dengan mereka yang tidak menderita diabetes.
  • Hipertensi: Tekanan darah tinggi juga dapat berkontribusi pada kerusakan pembuluh darah di mata, yang pada akhirnya dapat memicu katarak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hipertensi yang tidak terkontrol dapat mempercepat perkembangan katarak.
  • Obesitas: Kelebihan berat badan sering dikaitkan dengan peningkatan peradangan dan stres oksidatif dalam tubuh, termasuk di area mata. Hal ini dapat mempercepat proses penuaan lensa mata dan meningkatkan risiko katarak.
  • Penyakit kardiovaskular: Gangguan pada jantung dan pembuluh darah dapat mempengaruhi suplai darah dan nutrisi ke mata, sehingga mempercepat degenerasi lensa.

Langkah Pencegahan untuk Lansia

Untuk mengurangi risiko katarak pada lansia, terutama yang memiliki penyakit kronis, beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan:

  • Mengontrol kadar gula darah secara rutin bagi penderita diabetes
  • Menjaga tekanan darah tetap stabil dengan pola makan sehat dan olahraga teratur
  • Menjaga berat badan ideal melalui diet seimbang dan aktivitas fisik
  • Melakukan pemeriksaan mata secara berkala, setidaknya setahun sekali
  • Mengonsumsi makanan kaya antioksidan seperti sayuran hijau, buah-buahan, dan ikan yang mengandung omega-3

Dengan memahami hubungan antara penyakit kronis dan risiko katarak, lansia dan keluarga dapat lebih waspada serta melakukan tindakan pencegahan yang tepat. Konsultasi dengan dokter mata dan dokter spesialis penyakit dalam sangat dianjurkan untuk mendapatkan penanganan yang komprehensif.