July 25, 2026

5 Aplikasi Investasi Dollar Legal di Indonesia, Pilih yang Tepat untukmu!

5 Aplikasi Investasi Dollar Legal di Indonesia, Pilih yang Tepat untukmu!

Investasi dalam mata uang dolar Amerika Serikat (USD) kini semakin mudah berkat hadirnya berbagai aplikasi investasi legal di Indonesia. Dengan menggunakan aplikasi-aplikasi ini, kamu bisa membeli dan menjual aset berdenominasi dolar seperti saham AS, obligasi, atau reksa dana global secara praktis melalui ponsel.

Namun, penting untuk memilih aplikasi yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar dana investasimu aman. Berikut adalah lima aplikasi investasi dolar legal yang bisa kamu pertimbangkan:

1. Ajaib

Ajaib menawarkan kemudahan investasi saham AS dan reksa dana dengan setoran awal yang rendah. Aplikasi ini telah berizin dan diawasi OJK serta Bursa Efek Indonesia (BEI). Fitur unggulannya termasuk antarmuka yang intuitif dan edukasi investasi yang lengkap.

2. Stockbit

Stockbit dikenal sebagai platform investasi saham yang dilengkapi dengan fitur sosial. Selain bisa membeli saham AS, pengguna juga dapat berdiskusi dan berbagi analisis dengan komunitas investor. Stockbit telah terdaftar di OJK dan BEI.

3. Pluang

Pluang adalah aplikasi investasi yang menyediakan berbagai produk global, termasuk saham AS, emas, dan reksa dana. Pluang telah berizin OJK dan menawarkan kemudahan diversifikasi investasi dalam satu platform. Setoran awal pun tergolong rendah.

4. Bibit

Bibit fokus pada reksa dana, termasuk reksa dana berbasis dolar AS. Aplikasi ini menawarkan fitur rekomendasi portofolio berdasarkan profil risiko pengguna. Bibit telah terdaftar dan diawasi OJK, sehingga aman digunakan.

5. GoTrade

GoTrade adalah aplikasi investasi saham Amerika Serikat yang juga telah berizin OJK. Platform ini menyediakan akses ke ribuan saham dan ETF (Exchange Traded Fund) yang diperdagangkan di bursa AS. GoTrade cocok bagi kamu yang ingin berinvestasi langsung di pasar saham global.

Setiap aplikasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebelum memutuskan, pastikan kamu memahami produk investasi yang ditawarkan, biaya yang dikenakan, serta profil risiko pribadi. Selalu lakukan riset mandiri dan jangan mudah tergiur iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat.