Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri RI Berlandaskan Prinsip Bertetangga Baik
Menteri Pertahanan RI sekaligus Presiden Terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, kembali menegaskan komitmen Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa pendekatan Indonesia adalah menjadi tetangga yang baik atau ‘good neighbour’ bagi semua negara dan kekuatan global.
Prinsip Saling Menghormati dan Kerja Sama
Prabowo menjelaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia tidak memihak pada blok kekuatan tertentu. Sebaliknya, Indonesia ingin menjalin hubungan yang setara dan saling menguntungkan dengan semua pihak. Prinsip ini, menurutnya, merupakan warisan dari para pendiri bangsa yang terus dijaga hingga kini.
Implementasi dalam Hubungan Internasional
Pernyataan ini disampaikan Prabowo di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Ia menegaskan bahwa Indonesia akan terus berperan sebagai jembatan dan mediator dalam berbagai isu internasional. Sikap ini, lanjutnya, telah terbukti efektif dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional, serta berkontribusi pada perdamaian dunia.
- Indonesia tidak akan terlibat dalam persaingan antar kekuatan besar.
- Prioritas utama adalah menjaga stabilitas kawasan dan memperkuat kerja sama ekonomi.
- Sikap ‘bertetangga baik’ diwujudkan melalui dialog dan diplomasi yang konstruktif.
Dengan pendekatan ini, Prabowo optimistis Indonesia dapat terus menjadi negara yang disegani dan dipercaya oleh komunitas internasional, tanpa harus terjebak dalam konflik kepentingan negara lain.
