July 22, 2026

BI Dorong Penggunaan Mata Uang Lokal, Kurangi Ketergantungan pada Dolar AS

BI Dorong Penggunaan Mata Uang Lokal, Kurangi Ketergantungan pada Dolar AS

BI Beri Insentif Transaksi Mata Uang Lokal untuk Kurangi Ketergantungan Dollar AS

Bank Indonesia (BI) mengambil langkah strategis dengan memberikan insentif bagi transaksi yang menggunakan mata uang lokal. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam perdagangan internasional.

Langkah Konkret BI

Melalui kebijakan ini, BI mendorong pelaku usaha dan perbankan untuk lebih aktif menggunakan mata uang lokal, seperti rupiah, dalam transaksi bilateral. Insentif yang diberikan meliputi kemudahan dalam proses transaksi dan pengurangan biaya tertentu.

Tujuan Strategis

  • Mengurangi ketergantungan pada dolar AS sehingga nilai tukar rupiah lebih stabil.
  • Meningkatkan penggunaan mata uang lokal di kawasan, sejalan dengan kerja sama Local Currency Settlement (LCS) yang telah dijalin dengan beberapa negara mitra.
  • Memperkuat ketahanan ekonomi nasional terhadap gejolak nilai tukar global.

Dampak bagi Perekonomian

Kebijakan ini diharapkan dapat memperluas penggunaan rupiah di pasar internasional, mengurangi biaya konversi mata uang, dan meningkatkan efisiensi perdagangan. Dengan demikian, perekonomian Indonesia menjadi lebih mandiri dan tidak mudah terpengaruh fluktuasi dolar AS.

Langkah BI ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat stabilitas makroekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.