July 22, 2026

Doomscrolling: Kebiasaan Buruk Mengecek Berita Negatif di Media Sosial

Di era digital yang serba cepat ini, banyak dari kita yang terjebak dalam kebiasaan tanpa sadar untuk terus-menerus menggulir layar ponsel demi mencari berita-berita buruk. Fenomena ini dikenal dengan istilah doomscrolling, yaitu aktivitas kompulsif membaca atau menonton berita negatif di media sosial meskipun informasi tersebut membuat perasaan cemas, stres, atau depresi.

Apa Itu Doomscrolling?

Doomscrolling merupakan gabungan dari kata ‘doom’ (malapetaka) dan ‘scrolling’ (menggulir). Istilah ini populer di masa pandemi ketika masyarakat terus-menerus mencari kabar terbaru tentang krisis kesehatan, ekonomi, dan politik yang cenderung negatif. Tanpa disadari, kebiasaan ini bisa menjadi candu yang sulit dihentikan.

Dampak Negatif Doomscrolling

Kebiasaan ini tidak hanya memengaruhi kesehatan mental, tetapi juga fisik. Berikut beberapa bahaya yang perlu diwaspadai:

  • Meningkatkan kecemasan dan depresi – Paparan terus-menerus terhadap berita buruk memicu respons stres kronis.
  • Gangguan tidur – Aktivitas menatap layar sebelum tidur mengganggu produksi melatonin dan siklus tidur.
  • Menurunkan produktivitas – Waktu yang terbuang untuk menggulir tanpa arah mengurangi fokus pada tugas penting.
  • Memicu perasaan tidak berdaya – Informasi negatif yang berulang membuat individu merasa tidak mampu mengubah situasi.

Cara Menghentikan Doomscrolling

Untuk melindungi diri dari dampak buruk doomscrolling, beberapa langkah dapat diterapkan:

  • Batasi waktu penggunaan media sosial dengan fitur pengingat.
  • Pilih sumber berita yang terpercaya dan batasi frekuensi mengeceknya.
  • Alihkan perhatian dengan aktivitas positif seperti membaca buku, berolahraga, atau meditasi.
  • Gunakan mode ‘jangan ganggu’ pada jam-jam tertentu, terutama sebelum tidur.

Kesadaran akan bahaya doomscrolling adalah langkah awal untuk mengendalikan kebiasaan ini. Dengan membatasi paparan berita negatif, kita dapat menjaga kesehatan mental dan menjalani hidup yang lebih seimbang.