Kepala SPPG: Motor Listrik Bukan Prioritas untuk Program MBG
Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyatakan bahwa motor listrik bukanlah kebutuhan mendesak dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan ini menegaskan fokus utama program pada penyediaan gizi yang optimal bagi masyarakat.
Fokus Program MBG
Program MBG dirancang untuk meningkatkan status gizi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil. Oleh karena itu, seluruh sumber daya dan perhatian diarahkan pada pengadaan bahan pangan berkualitas, distribusi yang efisien, dan edukasi gizi. Penggunaan motor listrik, meskipun ramah lingkungan, dinilai belum menjadi prioritas saat ini.
Alasan Kepala SPPG
Menurut Kepala SPPG, ada beberapa alasan utama mengapa motor listrik tidak diutamakan:
- Keterbatasan anggaran yang harus dialokasikan untuk kebutuhan pokok program MBG.
- Infrastruktur pengisian daya motor listrik yang belum merata di seluruh wilayah Indonesia.
- Biaya perawatan dan penggantian baterai yang masih relatif tinggi.
Dampak Pernyataan Ini
Pernyataan ini memberikan kejelasan arah kebijakan BGN. Pihak terkait diharapkan tidak lagi mendorong pengadaan motor listrik untuk SPPG, melainkan fokus pada solusi transportasi yang lebih terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan operasional program MBG.
