Waspada Diabetes: 73 Persen Penderita Tak Terdiagnosis, Risiko Kebutaan Mengintai
Fakta Mencemaskan: Sebagian Besar Penderita Diabetes Tidak Menyadari Kondisinya
Data terbaru menunjukkan bahwa sekitar 73 persen penderita diabetes di Indonesia belum terdiagnosis. Angka ini menjadi peringatan serius karena diabetes yang tidak terdeteksi dapat memicu berbagai komplikasi berbahaya, termasuk gangguan penglihatan hingga kebutaan.
Pentingnya Deteksi Dini dan Pemeriksaan Rutin
Dokter spesialis mengingatkan bahwa penyandang diabetes wajib melakukan pemeriksaan mata secara berkala. Langkah ini krusial untuk mencegah kebutaan akibat retinopati diabetik, yaitu kerusakan pembuluh darah di retina yang sering kali tidak menunjukkan gejala awal.
- Pemeriksaan mata dianjurkan setidaknya satu kali setahun bagi penderita diabetes.
- Deteksi dini dapat memperlambat progresivitas penyakit dan menyelamatkan penglihatan.
Langkah Pemerintah: Skrining Retina di Puskesmas
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berencana menyediakan layanan skrining retina di puskesmas. Program ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak pasien diabetes, terutama di daerah yang akses kesehatannya terbatas, sehingga risiko kebutaan dapat diminimalkan.
Dengan skrining rutin, diharapkan komplikasi diabetes dapat dideteksi lebih awal dan penanganan dapat dilakukan segera. Masyarakat, khususnya yang memiliki faktor risiko seperti obesitas, riwayat keluarga diabetes, dan gaya hidup tidak aktif, sangat disarankan untuk memeriksakan kadar gula darah secara teratur.
