Bupati Bengkalis Ikuti Sarasehan MPR RI, Usulkan Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal
Bupati Bengkalis Hadiri Sarasehan Kebangsaan MPR RI
Bupati Bengkalis, Kasmarni, menghadiri Sarasehan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI. Acara ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk membahas strategi memperkuat kemandirian fiskal.
Dorong Penerbitan Obligasi Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kasmarni menyampaikan gagasan mengenai skema obligasi daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan. Menurutnya, obligasi daerah dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat dan meningkatkan kemandirian fiskal daerah.
- Obligasi daerah dinilai mampu memberikan sumber pendanaan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
- Skema ini juga membuka peluang bagi investor untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
- Penerbitan obligasi perlu diiringi dengan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Komitmen Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD) dan mencari inovasi pembiayaan. Partisipasi dalam Sarasehan MPR RI ini menjadi bukti keseriusan daerah dalam mewujudkan kemandirian fiskal.
Diskusi dalam sarasehan juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata. Bupati Kasmarni berharap gagasan obligasi daerah dapat mendapat dukungan dan regulasi yang memadai dari pemerintah pusat.
