BPBD Makassar Luncurkan SIGAP, Inovasi Respons Cepat Bencana di Wilayah Pesisir
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar resmi meluncurkan Sistem Informasi dan Gerakan Aksi Penanggulangan Bencana (SIGAP) sebagai langkah strategis mempercepat respons terhadap bencana di kawasan pesisir. Program ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan efektivitas penanganan saat terjadi bencana alam seperti banjir rob, abrasi, dan gelombang tinggi.
Fokus pada Daerah Rawan Bencana
Peluncuran SIGAP menyasar wilayah pesisir yang kerap terdampak bencana hidrometeorologi. Dengan sistem ini, BPBD dapat memantau kondisi secara real-time dan menyebarkan informasi peringatan dini lebih cepat kepada warga. Selain itu, SIGAP mengintegrasikan data dari berbagai sumber, termasuk BMKG dan instansi terkait, untuk memudahkan koordinasi lapangan.
Fitur Unggulan SIGAP
- Pemetaan digital titik rawan bencana di pesisir Makassar
- Notifikasi peringatan dini melalui ponsel dan sirine komunitas
- Database relawan dan sumber daya lokal untuk mobilisasi cepat
- Laporan real-time dari masyarakat via aplikasi
Harapan ke Depan
Kepala BPBD Makassar menyatakan bahwa SIGAP diharapkan mampu memangkas waktu respons bencana hingga 30%. Program ini juga akan dikembangkan dengan pelatihan rutin bagi relawan dan simulasi evakuasi di setiap kelurahan pesisir. Dengan partisipasi aktif warga, risiko korban jiwa dan kerugian material dapat diminimalkan secara signifikan.
