Duruka Hadirkan Keanekaragaman Pangan Lokal di Festival Liangkobhori, Mulai Umbi Rebus hingga Tumpeng Beras Muna
Festival Liangkobhori yang digelar di Duruka berhasil menyuguhkan berbagai macam pangan lokal yang khas. Acara ini menampilkan kekayaan kuliner tradisional yang berasal dari daerah setempat, mulai dari umbi-umbian yang direbus hingga tumpeng yang terbuat dari beras Muna.
Mengangkat Potensi Pangan Lokal
Festival ini menjadi ajang promosi bagi hasil bumi yang melimpah di wilayah tersebut. Para pengunjung dapat menikmati aneka hidangan yang diolah dari bahan-bahan alami khas daerah, seperti ubi, singkong, dan talas yang direbus dengan cara tradisional.
Keistimewaan Tumpeng Beras Muna
Salah satu sajian yang menjadi daya tarik utama adalah tumpeng yang dibuat dari beras Muna. Beras ini memiliki cita rasa dan tekstur yang unik, sehingga menjadi primadona dalam festival. Tumpeng tersebut dihias dengan berbagai lauk pauk lokal, menambah semarak sajian khas nusantara.
Dukungan terhadap Ketahanan Pangan
Melalui festival ini, masyarakat diajak untuk lebih mengenal dan mencintai pangan lokal. Pemerintah setempat berharap kegiatan ini dapat mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.
- Menampilkan ragam umbi rebus seperti ubi jalar, singkong, dan talas.
- Menyajikan tumpeng beras Muna sebagai ikon kuliner festival.
- Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan lokal.
